Tik Tok Melawan Dengan Gugat Pemerintahan Donald Trump

Tik Tok merupakan salah satu aplikasi yang belakangan ini keberadaannya sedang viral di sosial media mobile smartphone. Aplikasi Tik Tok ini berencana mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Donald Trump yang melarang penggunaan aplikasi video di negara Amerika Serikat. Tik Tok mengkonfirmasi akan melayangkan tujuan gugatas atas perintah eksekutif yang diberikan presiden Donald Trump memaksa induk usaha perusahaan Bythe dance yang mendivestasikan operasi di negara Amerika Serikat (AS).

Juru Bicara Tik Tok Josh Gartner juga mengatakan “Meskipun kami sangat tidak setuju dengan kekhawatiran yang diangkat oleh pemerintahan Presiden Donald Trump yang selama ini hampir satu tahun kami berusaha terlibat dengan niat baik yang memberikan solusi konstruktif. Terutama saat presiden Amerika Serikat memerintahkan pada 06 Agustus 2020 yang melarang penggunaan aplikasi Tik Tok selama 45 hari di Amerika Serikat” ucapnya pada Senin, 24 Agustus 2020 lalu.

Donald Trump juga memberikan tenggat waktu kepada Tik Tok untuk melepaskan operasi di Amerika Serikat selama kurang lebih 90 hari lamanya. Trump juga telah memberikat tenggat waktu kepada TikTok untuk melepaskan operasi di Amerika Serikat selama kurang lebih 90 hari lamanya.

Dimana juru bicara Tik Tok mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi, yaitu “Yang kami temui adalah kurangnya proses hukum mengenai pemerintah yang tidak memperhatikan fakta bahkan mencoba memasukkan dirinya ke dalam negosiasi dengan pembisnis swasta.

Untuk memastikan bahwa aturan supremasi hukum ini tidak diabadikan dan perusahaan serta pengguna diperlakukan dengan adil, kami juga tidak memiliki pilihan selain menantang perintah eksekutif melalui sistem peradilan. Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada tanggal 06 Agustus 2020 utnuk memblokir seluruh transaksi dengan ByteDance dalam upaya menangani keadaan darurat nasional sehubungan dengan rantai pasokan teknologi informasi dan juga komunikasi. Perintah ini sendiri menggunakan Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat internasional dan undang-Undang Keadaan darurat Nasional.

Donald Trumph juga mengatakan ada bukti kredibel yang membuat saya percaya bahw ByteDance yang mengambil tindakan yang selalu mengancam untuk merusak keamanan nasional di negara Amerika Serikat,” ucap presiden Donald Trumph dalam perintah yang merujuk pada permasalahan keamanan nasional.

Perintah ini sendiri berlaku selama 45 hari, dimana pada 14 Agustus 2020, presiden telah menandatangani eksekutif lain, dan memberi ByteDance 90 hari untuk menjual serta melepaskan TikTok di Amerika Serikat.

Donald Trump juga membuat perintah undang-undang tahun 1977 yang memungkinkan presiden AS mengumumkan keadaan darurat nasional sebagai tanggapan atas ancaman yang tidak biasa dan luar biasa. Hal ini memberikan kewenangan kepada Donald Trump untuk memblokir seluruh transaksi dan menyitas aset milik aplikasi Tik Tok.

Platform ini telah meroket popularitasnya selama setahun terakhir apda April 2020 lalu yang mana TikTok mengklaim asplikasikan yang sudah didownload oleh lebih dari 2 miliar secara global.

Microsoft juga secara terbuka telah mengakui sedang menjalankan pembicaraan untuk melihat potensi membeli operasi Tik Tok di Amerika Serikat serta empat negara lainnya. Sementara itu, hadir juga beberapa rumor di pasar yang menyebutkan Twitter dan Oracle tertarik akan pembelian aplikasi TikTok dan sedang melakukan pembicaraan mulanya.

Microsoft Corp. telah mengonfirmasi minat membeli bisnis Tik Tok di negara Amerika Serikat (AS), Kanada, Australia, serta Selandia Baru dari Bytedance Ltd. Perusahaan ini sendiri termasuk sebagai oracle Corp dan Twitter Inc yang muncul sebagai calon penawar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *