Upaya Pemerintahan Indonesia Menanggulangi Wabah Corona Virus

Presiden Indonesia, yaitu Joko Widodo menyampaikan bahwa adanya dua orang warga negara Indonesia yang positif akibat adanya terinfeksi virus corona (Covid-19) di Veranda Istana Merdeka, Jakarta pada Senin, 02 Maret 2020. Dua orang ini tertular dari warga negara jepang yang ditemui mereka di Depok, Jawa Barat. Kasus ini merupakan kasus pertama Indonesia positif corona virus. Di mana kedua orang ini langsung dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Pusat Inveksi Sulianti Saroso.

Memasuki tahun 2020 ini, dunia telah diguncang oleh pandemi wabah virus ini yang menyebar sangat cepat ke seluruh belahan dunia. Hal ini mendorongkan pemerintah Indonesia melakukan upaya dan mengambil kebijakan penanganan corona virus. Salah satu upaya awal yang dilakukan Presiden joko Widodo ini ialah dengan memerintahkan kedutaan Indonesia di China dalam memberi perhatian khusus terhadap Warga Negara Indonesia yang terisolasi di Wuhan.

Selain di tingkat pusat langkah siaga ini, pemerintahan daerah juga menyiagakan 100 rumah sakit. Kesiagaan ini dilakukan pada 135 bandara dan pelabuhan Internasional yag memasang alat pendeteksi suhu tubuh.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Budi Sylvana ini juga menerangkan soal penerbitan pedoman kesiapsiagaan khusus menghadapi cirus baru corona. Hal inilah yang dijadikan sebagai acuan petugas kesehatan untuk penanganan jika adanya penularan.

Di mana Jakarta telah mengadakan adanya pembatasan sosial berskala besar. Provinsi pertama yang mengajukan kegiatan PSBB ini ialah DKI Jakarta yang menjadi wilayah terdampak corona virus tertinggi. Dengan adanya PSBB ini pemerintah DKI berharap pencegahan penularan ini akan lebih efektif, karena adanya sanksi tegas yang akan melanggar.

Pengajuan PSBB DKI Jakarta ini diikuti oleh wilayah Tangerang, Depok, Bogor dan Bekasi. Pandemi corona virus ini sungguh meresahkan seluruh rakyat dalam melakukan segala aktivitas, bahkan sampai mudik. Hal ini dilakukan untuk pemberlakuan PSBB di beberapa daerah yang belum bisa dicabut akibat kasus positif corona virus  yang selalu meningkat.

Upaya Jokowi Menyelamatkan Nasib Karyawan Selama Corona Virus

Pemerintahan Presiden Joko Widodo ini melakukan berbagai upaya agar jumlah PHK dapat ditekan sekecil mungkin akibat wabah ini. Jokowi menyelamatkan nasi pekerja, adanya dengan

1. Kartu Pekerja

Upaya ini diprioritaskan bagi mereka yang berstatus pengangguran atupun korban PHK, program ini juga terbuka untuk karyawan maupun wirausahawan. Para peserta yang terdaftar ini akan menerima bantuan uang sebesar Rp 3.550.000,- untuk biaya pelatihan serta insentif. Syarat Kartu Prakerja ini adalah Warga Negara Indonesia (WNI), usia minimal 18 tahun, dan sedang tidak mengikuti pendidikan formal.

2. Terbitkan surat utang

Upaya ini dilakukan pemerintah ialah penerbitan surat utang khusus untuk memberikan pembiayaan kepada pelaku usaha UMKM. Sebab, industri ini menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemik virus corona.

3. Insentif Untuk Pekerja Medis

Pemerintahan juga akan memberikan asuransi sekaligus insentif kepada tenaga media yang menangani pasien virus corona. Hal ini sesuai dengan pemerintahan Joko Widodo lantaran tenaga medis yang telah menajdi garda terdepan penanganan virus corona.

Nah itu dia beberapa upaya pemerintahan Indonesia dalam membantu warga negara Indonesia yang merasakan pandemi ini di Indonesia. Hal upaya ini dilakukan pemerintah untuk membantu mendukung warga negara tercukupi kebutuhannya meski dilanda pandemi corona virus ini. Semoga virus ini segra berakhir dan cepat teratasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *