Pemerintahan Indonesia yang Terbagi atas Beberapa Periode, Setelah Kemerdekaan

Bangsa Indonesia merupakan sebuah negara yang di bidang politiknya sudah mengalami beberapa periode pemerintahan, setelah hari kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Desember 1945. Periode pemerintahan itu sendiri terbagi menjadi tiga jenis periode, yaitu Orde Lama, Orde Baru, dan juga Reformasi. Nah kali ini, kami akan menjelaskan jenis-jenis dan pengertian mengenai berbagai periode dalam pemerintahan Indonesia sendiri. Yuk, langsung saja simak lengkapnya berikut ini.

Jenis-Jenis Periode Pemerintahan Indonesia

1. Orde Lama

Sistem pemerintahan pada masa orde lama ini yang digunakan adalah sistem presidensial. Dimana Era ini sendiri telah berlangsung dari tahun 1945 hingga tahun 1966 yang merupakan dibawah kepemimpinan Presiden Soekarno itu sendiri. Dimana pada sistem pemerintahan dalam orde ini, hubungan kekuasaan antara presiden dengan legislatif merupakan hubungan yang saling kontrol atau checks and balances. Fungsi saling kontrol ini berada pada perrimbangan kekuasaan dalam lahirnya perundang-undangan serta kebajikan negara. Pada masa orde lama, sistem pemerintahan juga berganti beberapa kali, dimana mulai dari presidental, parlementer, demokrasi liberal hingga sampai demokrasi terpimpin.

  • Sistem Parlementer

Perubahan sistem pemerintahna yang pertama adalah dari presidensial menjadi parlementer yang terjadi pada tahun 1945 hingga 1950. Sistem ini sendiri pemerintahan presiden memiliki fungsi ganda, diantaranya adakah sebagai badan eksekutif merangkap sebagai badan legislatif. Masa ini juga terjadi akibat adanya ketidakstabilan, tetapi sisi lainnya menggambarkan kedewasaan dalam berpolitik.

  • Sistem Liberal

Selanjutnya adalah sistem pemerintahan yang telah berlangsung dari tahun 1950 hingga 1959. Yang menggunakan prinsip liberal pada masa itu ialah politik dan perekonomian. Dimana presiden berhak untuk membubarkan DPR. Pada tanggal 17 Agustus 1950 hingga 5 Juli 1959, presiden berhasil memerintahkan dengan menggunakan konstitusi Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS).

  • Sistem Demokrasi Terpimpin

Dan pada sistem ini telah berlangsung pada tahun 1959 hingga 1968 yang pertama kali diumumkan oleh presiden Soekarno dalam pembukaan sidang Konstituante pada 10 November 1956. Masa demokrasi ini sendiri banyak terjadinya penyimpangan yang telah menimbulkan beberapa peristiwa besar di Indonesia, dimana presiden membubarkan DPR hasil pemilu 1955, serta MPRS yang mengangkat Soekarno sebagai presiden seumur hidup.

2. Orde Baru

Masa pemerintahan orde baru juga muncul setelah dikeluarkannya sebuah surat perintah pada 11 Maret 1966 hingga 1998. Dimana Soeharto telah diangkat sebagai presiden menggantikan Soekarno. Pada masa orde baru ini untuk pemerinthannya adalah presidensial dengan bentuk pemerintahan republik dan UUD 1945 sebagai dasar konstitusinya. Masa orde baru ini juga menekankan pada stabilitas nasional dalam program politiknya dan juga rehabilitas ekonomi serta kepribadian dan bidang sosial budaya. Hasil kebijakan ekonomi ini membuat inflasi menurun dan mata uang nasional stabil. Terjadi runtuhnya era orde baru pada krisis moneter di tahun 1997 yang mana membuat KKN tinggi dan meningkatnya tingkat kemiskinan.

3. Masa Reformasi

Dan yang terakhir adalah sebuah masa yang terbuka peluang untuk menata kehidupan berdemokrasi. Masa ini dimulai dari kepemimpinan BJ Habibie yang merupakan sebagai presiden yang menggantikan Soeharto yang telah mengundurkan diri. Habibie juga telah membuat reformasi besar-besaran di sistem pemerintahan yang lebih terbuka dan demokerasi lebih yang ditonjolkan. Pada masa ini, partai politik tidak dipengaruhi atas kekuasaan birokrat militer.

Nah itu dia masa pemerintahan di Indonesia yang mana telah terbagi menjadi 3 periode.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *