Israel Dituduh Sebagai Otak Pembunuhan Ilmuwan Mohsen Fakhrizadeh – Setelah meninggalnya seorang Ilmuwan Iran yang menangani Nuklir pada tanggal 27 Nov 2020 yang lalu. hal itu dikarenakan Mohsen begitulah panggilannya merupakan seorang yang berpengalaman di bidang program Nuklir Negara Iran itu.

Untuk itu maka segala tindakan kekerasan dan pembunuhan terhadapa Mohsen Fakhrizadeh pun dilakukan untuk dibunuh secara sadis dengan penembakan oleh orang misterius. Diduga pelaku juga terlibat dengan Situs Judi Slot Online.

Negara Israel Dituduh Sebagai Otak Dari Kematian Mohsen Oleh Intelijen AS

Israel Dituduh Sebagai Otak Pembunuhan Ilmuwan Mohsen Fakhrizadeh

Memang tak perlu diragukan lagi bahwa berbagai ilmurwan nuklir Iran sejak tahun 2012 telah ada sebanyak 5 orang yang menjadi sasaran pembunuhan. Hal itu pun diprediksi disebabkan dengan adanya proyek militer Iran yang ditakuti oleh negara negara lawannya.Untuk kalian ketahui bahwa pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh saat ini sedang menjadi sorotan oleh semua warga dan pemerintahan Iran.

Itu dikarenakan banyaknya negara negara barat yang menganggap Mohsen sebagai otak program nuklir Iran. hal itu pun kemudian pernah disebutkan bahwa mohsen adalah sebagai target dari sanksi PBB dikarenakan keterlibatannya di program pengembangan senjata nuklir Iran.

Pada tanggal 27 November 2020 yang lalu Mohsen tewad dalam penembakan secara langsung di Tehranm Iran dan kemudian meninggal di rumah sakit dikarenakan luka tembak yang diterima ketika mengendarai mobil. Dengan kematian dari Mohen kemudian membuat Penasehata Militer tertinggi Ayatolla Ali khamenei bernama Hossein Dehghan berujar untuk melakukan balas dendam kepada pihak pihak yang menyerang dengan adanya kematian dari Mohsen itu.

Israel Dituduh Sebagai Otak Pembunuhan Ilmuwan Mohsen Fakhrizadeh

Sebelumnya Donald Trump ketika masa masa akhir pemerintahannya sebagai Presiden As sempat mengungkapkan untuk melakukan penyerangan terhadap Iran. Akan tetapi hal itu sempat dibatalkan dikarenakan ketidakstabilan di daerah Timur Tengah. Tentunya dengan serangan ketika itu pun bisa menyebabkan peperangan antar negara negara di Timur Tengah.

baca artikel berikutnya tentang https://www.degasperi.net/otonomi-khusus-di-papua-tetap-berlaku/

Menurut seorang penasehat Iran untuk Obama bernama Robert Malley bahwa kematian dan juga pembunuhan terhadao ahli nuklir Itan ini merupakan langkah yang dilakukan oleh Donald Trump untuk memutuskan keputusan Joe Biden untuk melanjutkan Program Nuklir Iran yang sempat ditarik oleh Trump ketika memerintah AS.