Iran Tetapkan Donald Trump Sebagai Buronan Internasional

Iran Tetapkan Donald Trump Sebagai Buronan Internasional

Iran dengan tegas meminta pertanggung jawaban dari Presiden Amerika Serikat yakni Donald Trump atas dakwaan Pembunuhan terhadap Jenderal Qasem Soleimani. Iran memohon Interpol dapat berkerja sama dengan Iran untuk menangkap Donald Trump.

Donald Trump dituntut atas pasal pembunuhan & terorisme bersama dengan 25 pejabat Amerika Serikat. Iran juga kirimkan permohonan Red Notice keĀ  Interpol, agar Donald Trump menjadi tersangka / buronan internasional namun sayangnya Interpol menolak permintaan Iran.

Iran Tetapkan Donald Trump Sebagai Buronan Internasional

Iran Tetapkan Donald Trump Sebagai Buronan Internasional

Dari laporan Interpol yang kami dapatkan Interpol menegaskan tidakĀ  akan menahan Donald Trump. Interpol menegaskan tidak akan terlibat atas politik antara kedua negara tersebut sehingga permintaan Iran di tolak mentah-mentah oleh Interpol.

Ali Alqasimehr selaku Jaksa Iran mengungkapkan akan meminta pertanggung jawaban Donald Trump atas pembunuhan yang terjadi pada Jenderalnya itu. Iran mengatakan meskipun Donald Trump sudah tak lagi menjabat sebagai pemimpin negara Iran akan meminta pertanggung jawabannya beserta ke 35 Pejabat yang terkait atas kematian Donald Trump.

Di lain pihak jaksa AS, Brian Hook menganggap permohonan Red Notice Iran merupakan sebuah permintaan konyol & bodoh yang tak mungkin di setujui oleh interpol.

Jenderal Soleimani tewas bertepatan pada tanggal 3 January 2020 karena serangan yang diberikan oleh AS menggunakan Drone di Baghdad, Irak. Soleimani ternyata sudah lama sekali masuk ke dalam daftar list terorisme di Amerika Serikat.

Kejaksaan Agung Amerika Serikat

Kejaksaan Agung Amerika Serikat Membenarkan Donald Trump Membunuh Qasem Soleimani

Kejaksaan Agung Amerika Serikat membenarnya Donald Trump membunuh Qasem Soleimani sebagai tindakan benar, Menurutnya Soleimani adalah Target Militer yang dapat dikatakan resmi, dan serangan tersebut di percaya pembelaan diri yang resmi.

Menurut saya, Presiden mempunyai hak untuk mengambil sebuah tindakan seperti tindakan yang telah di ambil oleh Donald Trump untuk membunuh Qasem Soleimani. Kita menangani permasalahan ini karena Iran sudah banyak melakukan aksi kekerasaan terhadap sekutu-sekutu kita dan juga terhadap orang-orang amerika dengan tujuan utama yang ingin mengusir Amerika dari Timur Tengah.

Ini adalah sebuah pembelaan Diri secara resmi, dan mengacaukan semua planning serangan dari Iran yang sedang di rencanakan sebagai tindakan aksi melawan Amerika, menurut Trump ini adalah sebuah pencegahan yang harus ia lakukan untuk menjaga perdamaian dunia ujar Trump.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *