Sejarah Tentang Emas

Sejarah Tentang Emas sebagai alat pertukaran sudah terjadi pada masa Kerajaan Lydia, Turki Barat. Selain menjadi alat tukar, emas juga dijadikan sebagai alat untuk menentukan nilai tukar mata uang dari negara lain demi keberlangsungan transaksi. Emas Situs Judi Slot Online yang mendapat gelar sebagai logam mulia dan diketahui menjadi alat pembayaran tertua di dunia. Koin emas diketahui telah digunakan sejak tahun 700SM. Kelangkaan emas sendiri menyebabkan nilai emas menjadi sangat berharga dan hingga saat ini masih ada beberapa negara yang menggunakannya emas sebagai alat transaksi mereka seperti di arab saudi.

Pada masa pemerintahan Kaisar Augustus menentukan Slot Terbaru harga emas berkisar 45 koin untuk nilai 1 pound koin. Kemudian pada masa pemerintahan Marcus Aurelius, perubahan nilai emas pun terjadi pada periode 217M. Marcus menetapkan nilai emas tersebut menjadi 50 koin untuk nilai 1 pound kepik logam. Berkat perubahan pada nilai emas, hal ini menjadikan emas sebagai alat tukar yang banyak digunakan pada waktu itu. Diocletian pada 284 hingga 305M kembali meningkatkan nilai emas menjadi 60 koin untuk nilai 1 pound. Nah, pada periode 306 hingga 337M, Konstatinus Agung kembali menaikan nilai emas, dimana 70 koin emas setara dengan 1 pound keping logam.

Karena meningkatnya harga emas, tentuya hal ini akan mempengaruhi harga komoditas lainnya. Masyarakat kelas menengah semakin lama tidak bisa memenuhi biaya hidupnya karena nilai emas bertambah tinggi sehingga banyak sembako yang naik dan kalia. Jika diamati secara global, nilai emas berubah-ubah tergantung dari situasi resesi, deflasi, depresi ekonomi, ekspansi keuangan global, perang, hingga harga saham. Harga emas pada tahun 1929 tercatat senilai USD20,63 per 100 gramnya, kemudian pada krisis ekonomi tahun 2008 kembali naik sebesar USD869,75 per 100 gramnya.

Sistem standar emas sendiri diketahui telah diterapkan sebagai acuan dalam menentukan nilai mata uang pada tahun 1821. Pemerintah Inggris pun menerapkan sistem standar emas dalam menentukan nilai pondsterling tersebut sebagai alat bertransaksi. Penggunaan sistem slot standar emas ini akhirnya mulai diikuti oleh beberapa negara di Eropa, salah satunya adalah Jerman dan Prancis, dan juga digunakan oleh Amerika Serikat. Sistem standar emas ini pun mulai menghilang, sistem ini diketahui mulai ditinggalkan ketika terjadi perpecahan Perang Dunia dan kekacauan politik di Eropa.